Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Anis Byarwati: Pemerintah Jangan Hanya Melarang Mudik, Berikan Solusi!

Senin, 26 April 2021 | April 26, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-26T08:50:22Z

 

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati (Foto:Ist)


Jakarta, Detakterkini.com- Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati menyayangkan kebijakan pemerintah yang terkesan tidak konsisten.


“Sebelumnya menurunkan pajak mobil PPNBm hingga nol persen sehingga sinyal yang ditangkap dunia usaha yakni mudik dengan protokol, lalu tiba-tiba mendadak ada larangan mudik lebaran,” ujar Anis di Kantor DPP PKS, Jakarta (26/4/21).


Pelarangan mudik kemudian diperketat oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dengan mengeluarkan Adendum Surat Edaran No.13/2021. Adendum ini memperpanjang pelarangan mudik dari tanggal 22 April hingga 24 Mei. Menurut Anis pandemi Covid-19 memaksa pemerintah mengutamakan keselamatan masyarakat tetapi negara belum kreatif menciptakan peluang dari potensi ekonomi mudik untuk membantu perekonomian daerah, khususnya untuk pedesaan.


Anggota DPR RI Komisi XI ini juga memaparkan ada tiga dampak kebijakan larangan mudik ke daerah.


“Menurunnya peredaran uang terutama ke pedesaan, jatuhnya tingkat konsumsi masyarakat, dan konsentrasi uang berputar di Jakarta dan sekitarnya saja. Padahal potensinya bisa mencapai puluhan triliun rupiah “ kata Anis. Menurutnya pemerintah harus memberi solusi dan mengedukasi masyarakat, bukan hanya melarang kegiatan mudiknya saja.


Anis mengungkapkan PKS memberi beberapa solusi untuk persoalan pelarangan mudik agar tidak kontraproduktif.


“Pemerintah  harus menyiapakan bauran kebijakan untuk mengantisipasi terjadinya potensi penurunan distribusi uang dari kota ke desa. Seperti gerakan transfer uang THR ke kampung yang bersifat nasional, insentif gratis biaya transfer antar rekening dalam waktu tertentu menjelang lebaran, atau program penukaran uang yang memungkinkan bisa langsung diserahkan kepada sanak saudara di kampung halaman,” ujar Anis.


“Sehingga, berbagai insentif bisa mengurangi hambatan aliran dana dari kota ke daerah akibat aturan pembatasan mobilitas mudik, ini akan sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi daerah pada umumnya, dan geliat ekonomi masyarakat di tingkat mikro,” kata Anis.

×
Berita Terbaru Update